Keunggulan desain fasad logam berwarna sebagai elemen fasad berwarna 3D yang terbuat dari bahan logam. Para perancang atau arsitek memperluas kemungkinan desain arsitektur mereka.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
TechnoMachinews.id – architectprojects.co.uk & Fraunhofer IWU (sumber): Penting dicermati desain fasad logam dalam arsitektur modern. Desain fasad adalah elemen penting dalam arsitektur modern karena berfungsi sebagai “wajah” bangunan yang menciptakan kesan pertama.
Fasad meningkatkan estetika dan mencerminkan karakter, fungsi, dan identitas bangunan. Selain itu, fasad yang dirancang dengan baik yang tentu meningkatkan efisiensi energi, melindungi interior dari cuaca ekstrem, dan menciptakan interaksi visual yang menarik.
Fasad menentukan kesan pertama sebuah bangunan. Apakah layak untuk diperhatikan lebih dekat? Apakah ada elemen yang membedakannya dari lingkungan sekitarnya (dari bangunan lain)?
Bahkan aksen desain kecil dapat membuat perbedaan antara makna ‘menarik’ dan ‘tidak menarik bagi saya’. Oleh sebab itu, para ahli Fraunhofer IWU menawarkan solusi bagi arsitek dan pembangun yang membutuhkan opsi yang sama menarik dan hemat biaya.
Bahwa elemen fasad yang mencolok dengan relief yang memiliki kemungkinan bentuk dan warna yang hampir tak terbatas dan tidak memerlukan alat pembentuk yang mahal.
Baik untuk properti pribadi, publik, atau bangunan komersial, elemen fasad yang dibentuk secara bertahap patut dipertimbangkan. Proses ini cocok untuk membuat elemen logam yang lebih besar dan lebih kecil pada kulit atau lapisan luar bangunan.
Di portal pembentukan baru Chemnitz Research Institute yang merupakan fasilitas terbesar sejenisnya di Jerman, lembaran baja dan aluminium dengan dimensi hingga 4 x 2 meter dan kedalaman ‘menonjol’ hingga 75 sentimeter dapat dibentuk menjadi hampir semua bentuk.
Fraunhofer IWU bekerja sama dengan pembangun fasad Wirth & Co. GmbH dan spesialis pelapisan WOBEK-Design GmbH untuk mengembangkan elemen contoh dalam proyek bersama guna menunjukkan kemungkinan penggunaan tenologi baru.
Mereka memutuskan untuk menggunakan bentuk ikan dalam beberapa variasi warna. Para ahli Fraunhofer IWU menawarkan solusi inovatif seperti elemen fasad tiga dimensi berbahan logam yang dapat dibentuk menjadi berbagai bentuk dan warna tanpa menggunakan alat yang mahal.
Teknologi yang mereka siapkan memungkinkan desain yang lebih fleksibel, tahan cuaca, dan hemat biaya. Mereka menggunakan teknologi cetak 3D berbasis granulat untuk menciptakan elemen fasad yang presisi tinggi, mengurangi limbah material, dan mempercepat proses konstruksi.
Pembuatan warna bertujuan untuk mempertegas bentuk dan memberikan perlindungan bangunan terhadap cuaca. Pelapisan berwarna menekankan efek 3D dari bentuk dan memberikan perlindungan cuaca yang andal.
Sisi lembaran logam yang berseberangan dengan alat pembentuk (punch) terlebih dahulu menerima lapisan bubuk putih yang stabil terhadap bentuk.
Aplikasi cetakan inkjet berwarna selanjutnya juga elastis dan tidak rusak oleh pembentukan lembaran logam.
Lapisan bening tahan cahaya matahari
Proses pelapisan selesai ketika lapisan bening tahan cahaya matahari (seperti ultra violet) satu-satunya lapisan yang diterapkan setelah proses pembentukan, telah diterapkan. Ini menutup semua area permukaan yang dicat yang mungkin menjadi berpori karena pengerjaan logam.

Di portal pembentukan, pelubang berdiameter 12 milimeter secara bertahap menekan bentuk yang diinginkan ke dalam lembaran logam berdasarkan model 3D yang sesuai.
Geometri yang rumit memerlukan bentuk penyeimbang di sisi belakang lembaran. Bahan bentuk penyeimbang dapat berupa kayu lapis yang murah.
Alih-alih bentuk penyeimbang, produsen dapat menggunakan alat pembentukan lain atau bantalan pin yang dapat digunakan kembali.
Proses pembentukan bertahap membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama tetapi menghilangkan kebutuhan akan alat mahal yang diperlukan dalam proses penarikan dalam.
Dengan menggunakan contoh ikan yang panjangnya sekitar 2 meter, tinggi 1 meter, dan kedalaman hampir 20 sentimeter, tim proyek menghitung bahwa hingga volume produksi 185, pembentukan inkremental lebih ekonomis daripada penarikan dalam yang jauh lebih cepat.
Para peneliti mempertimbangkan persyaratan pengikatan untuk menghindari batasan yang tidak perlu pada kemungkinan desain dan memperhitungkan tren menuju fasad tertutup yang hemat energi.
Tim ahli Fraunhofer IWU mengusulkan elemen pengikat yang terbuat dari butiran plastik murah, yang memungkinkan elemen fasad dipasang pada permukaan melengkung.
Selanjutnya, tim ahli memproduksi seluruh elemen fasad yang terbuat dari plastik. Percetakan 3D berbasis butiran sedang merambah ke konstruksi fasad demikian rilis Fraunohfer IWU.
Fasilitas portal baru memungkinkan dan menyederhanakan produksi komponen yang tidak memiliki alat pembentuk. Hal ini sering terjadi pada kendaraan bersejarah, karena produsen biasanya tidak diharuskan menyediakan alat pengepres yang mahal lebih dari sepuluh tahun setelah produksi berakhir.
Fleksibilitas desain logam adalah salah satu keunggulan utama dalam industri manufaktur dan konstruksi. Logam dibentuk menjadi berbagai bentuk yang rumit, seperti lengkungan, sudut tajam, atau pola dekoratif, menggunakan teknik seperti pengecoran, pemotongan laser, dan pembengkokan.
Penggunaan logam disesuaikan untuk berbagai aplikasi, mulai dari elemen struktural hingga estetika, seperti fasad bangunan atau komponen mesin. Dengan teknologi modern seperti CNC machining, logam dapat diproses dengan akurasi mikro, menghasilkan produk yang sangat presisi.
Proses seperti pengecoran logam kustom memungkinkan penggunaan material yang lebih efisien, mengurangi limbah dan biaya produksi.
Logam mudah digabungkan dengan teknologi modern, seperti sensor atau elemen elektronik, untuk menciptakan produk yang lebih inovatif.
Bagaimana teknik spesifik yang digunakan dalam desain logam? Teknik seperti pemotongan laser, geser, dan meninju digunakan untuk membentuk logam sesuai ukuran dan bentuk yang diinginkan.
Teknik melalui proses seperti pembengkokan, pelipatan, penggulungan tepi, dan penarikan dalam untuk menciptakan bentuk geometris yang kompleks. Pengelasan (MIG, TIG, atau spot welding) dan pengikatan digunakan untuk menyambungkan komponen logam menjadi satu struktur yang solid.
Dalam proses finishingmaka pekerjaan pengecatan, pelapisan, atau perawatan permukaan dilakukan untuk meningkatkan estetika dan melindungi logam dari korosi.
Desain elemen fasad digunakan dalam berbagai industri seperti bangunan komersial, residensial, dan publik. Di perhotelan penggunan memberikan tampilan estetika yang menarik pada hotel dan resort.
Demikian juiga pada retail yang menarik perhatian pelanggan melalui desain fasad yang unik. Sedangkan pada industri kreatif seperti pusat seni atau galeri untuk menciptakan identitas visual yang kuat.
Elemen fasad memiliki korelasi erat dengan arsitektur dan merupkan wajah bangunan yang mencerminkan gaya arsitektur.
Elemen fasad meningkatkan efisiensi energi melalui ventilasi atau pencahayaan alami dan desain fasad digunakan untuk menciptakan karakter unik bangunan.





