Pengembangan teknologi eksploitasi komersial dan dampaknya terhadap industri manufaktur. Proses teknologi imovasi demikian berpenaruh dan berperan.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
TechnoMachiNews.id – Proyek raksasa Fraunhofer yang disebut futureAM – Manufaktur Aditif Generasi Selanjutnya. Dengan mendirikan futureAM, Fraunhofer-Gesellschaft secara sistematis memajukan pengembangan manufaktur aditif komponen logam.
Lembaga-lembaga berikut ini mengadakan kemitraan pada proyek strategis di bidang manufaktur aditif:
- Institut Fraunhofer untuk Teknologi Laser ILT berlokasi di Aachen (koordinasi proyek)
- Institut Fraunhofer untuk Teknologi Produksi Aditif IAPT di Hamburg
- Institut Fraunhofer untuk Teknologi Manufaktur dan Bahan Terapan Riset IFAM di Bremen
- Institut Fraunhofer untuk Penelitian Grafik Komputer IGD di Darmstadt
- Institut Fraunhofer untuk Teknologi Material dan Balok IWS di Dresden
- Institut Fraunhofer untuk Peralatan Mesin dan Teknologi Pembentuk IWU di Chemnitz, Dresden
Menurut laman futuream.fraunhofer.de, Fraunhofer-Gesellschaft yang berkantor pusat di Jerman, adalah organisasi penelitian terapan terkemuka di dunia.
Dengan fokusnya pada pengembangan teknologi kunci yang penting untuk masa depan dan memungkinkan eksploitasi komersial pekerjaan ini oleh bisnis dan industri, Fraunhofer memainkan peran sentral dalam proses inovasi.
Sebagai pelopor dan katalisator untuk perkembangan inovatif dan keunggulan ilmiah, Fraunhofer membantu membentuk masyarakat sekarang dan di masa depan.
Didirikan pada tahun 1949, Fraunhofer-Gesellschaft saat ini mengoperasikan 74 lembaga dan lembaga penelitian di seluruh Jerman.
Mayoritas dari 28.000 karyawan organisasi adalah ilmuwan dan insinyur yang memenuhi syarat, yang bekerja dengan anggaran penelitian tahunan sebesar Euro 2,8 miliar. Dari jumlah ini, Euro 2,3 miliar dihasilkan melalui penelitian kontrak.

Bagaimana lanjutan generasi futureAM – Manufaktur Aditif? Fraunhofer-Gesellschaft menciptakan futureAM untuk secara sistematis dan terus-menerus mengembangkan manufaktur aditif (AM) komponen logam.
Kemitraan Lembaga telah menetapkan dua tujuan yakni:
- Membangun platform kerjasama yang komprehensif untuk kerjasama yang sangat terintegrasi dan penggunaan sumber daya terdistribusi secara desentralisasi dari Fraunhofer-Gesellschaft di bidang AM.
- Menciptakan prasyarat teknologi untuk meningkatkan skalabilitas, produktivitas, dan kualitas proses AM dengan cara yang relevan dengan praksis untuk produksi komponen logam yang dibuat khusus.
Bagaimana Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dikepalai oleh Laksana Tri Handoko? Semoga cerita para ilmuwan Fraunhofer menginspirasi para ilmuwan dan periset di BRIN untuk memajukan Indonesia.





