Keampuhan mesin penghalus permukaan komponen plastik dan logam dalam 3D—buatan Klaus Stöcker. Bagaimana homogenisasi AM solutions untuk plastik?

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
TechnoMachinews.id – Klaus Stöcker Metallbearbeitung (sumber): Pasca produksi komponen secara massal seperti plastik dan logam yang dapat dilihat dalam 3D, membutuhkan mesin khusus untuk menghaluskan dan membersihkan permukaan produk.
Mesin khusus itulah yang menyelesaikan masalah untuk menghasilkan keunggulan produk yang kompetitif dan signifikan.
Komponen plastik dan logam dalam cetakan 3D yang bersih dan halus siap dipasang sesuai kebutuhan pelanggan. Proses pengerjaan komponen plastik dan logam dilakukan di bengkel kerja milik perusahaan Klaus Stöcker Metallbearbeitung.
Pada awalnya mereka menggunakan metode pemrosesan secara manual. Akan tetapi, permintaan semakin meningkat pesat sementara persyaratan dari pelanggan semakin ketat.
Bagaimana agar stabilitas proses dan konsistensi operasional mesin pasca pemrosesan berlangsung baik? Perusahaan Klaus Stöcker Metallbearbeitung melakukan pendekatan baru.
Mereka membeli sistem otomatis S1 yang digunakan untuk de-powdering yakni langkah setelah proses additive manufacturing (AM)mberlangsung dan menggunakan aplikasi M1 yang berguna untuk penghalusan dan homogenisasi permukaan kpmponen secara efektif.
Teknologi yang digunakaan itu adalah AM Solutions yang berbasis pemrosesan 3D.
Teknologi additive manufacturing (AM)—disingkat AM Solutions merupakan merek grup Rösler. AM Solutions mencakup serangkaian pekerjaan pascapemrosesan yang meliputi komponen AM plastik, logam, dan resin.
Sedangkan M1 Basic adalah sistem entry-level kompak yang cocok untuk perataan permukaan dan pemolesan komponen AM logam atau plastik.
S1 adalah solusi 2-in-1 untuk pembersihan dan finishing permukaan komponen polimer yang diproduksi dalam sistem dengan bubuk AM.
Sedangkan S1 Wet adalah solusi semburan basah serbaguna—dirancang untuk pembersihan dan finishing permukaan bagian logam AM.
S2 bekerja untuk pembersihan yang seragam, homogenisasi permukaan atau peening dalam operasi mode kontinyu dari komponen plastik yang diproduksi dalam sistem bubuk AM.
Sedangkan T dan C1 mendukung otomatis dan penghilangan resin dari bagian photopolymer. Sedangkan C2 adalah sistem 2-in-1 yang dikembangkan untuk penghalusan permukaan bahan kimia dan aplikasi pewarna pada komponen plastik demikian laman additive manufacturing.
Berdasarkan hasil yang baik, sistem M1 yang kedua merupakan pilihan tepat sehingga lebih hemat biaya saat digunakan sebagai alat perataan bahan-bahan kimia.
Didukung oleh 40 karyawan yang mengerjakan pemrosesan logam, Klaus Stöcker yang didirikan pada tahun 1990 itu melayani berbagai proyek permesinan.
Klaus Stöcker juga melakukan pembubutan, milling, sinking dan wire EDM, face and circular grinding, perakitan dan pengukuran yang dikerjakan mesin canggih.
Perusahaan Klaus Stöcker juga membuat perkakas, perlengkapan, pengukur, dan mesin khusus. Perusahaan ini melayani pelanggan yang mengoperasikan industri otomotif, farmasi, makanan, dan membuat induk mesin atau mother machines.
Pada tahun 2016 Klaus Stöcker mengawali produk komponen plastik dan logam cetak 3D yang dikerjakan dengan 16 printer.
Perusahaan memproduksi komponen yang terbuat dari berbagai jenis bahan plastic seperti PA 6 dan PA 12, dan bahan yang menggunaksn bahan kaca, karbon, dan serat Kevlar dengan metode pencetakan FDM/FFF dan SLS.
Sistem stereolitografi atau stereolithographic system (SLA/PJM) terutama digunakan untuk mencetak komponen optik yang berkarakteristik teknis berbeda dan juga warna yang berbeda.
Peleburan laser selektif atau selective laser melting (SLM) dan pembuatan aditif difusi atom atau atomic diffusion additive manufacturing (ADAM) digunakan untuk membuat komponen logam dengan menggunakan seperti mengerjakan bahan aluminium, berbagai jenis baja tahan karat, dan baja perkakas.
Pemrosesan pasca otomatis yakni bagian penting dari proses pembuatan Stocker dengan cepat. Para teknisi menyadari perananan bengkel kerja yang hasilnya maksimak jika menggunakan seluruh rantai proses, dan bukan hanya pada operasi pencetakan.

Manajer Klaus Stöcker, Arnd Meller menjelaskan banyak komponen dengan menggunakan teknologi finishing massal—merupakan alternatif yang sangat baik untuk penghalusan bahan kimia.
Proses smoothing secara signifikan lebih hemat biaya dan perusahaan Klaus Stöcker lebih unggul dan kompetitif demikian Arnd Meller yang khusus menangani manufaktur aditif di Klaus Stöcker.
Di satu sisi, lanjut Arnd Meller, bidang layanan Klaus Stöcker mencakup konsultasi menyeluruh dengan pelanggan untuk menentukan apakah suatu komponen dapat dibuat dengan manufaktur aditif.
Jika komponen dapat dibuat dengan additive manufacturing maka perubahan desain tertentu diperlukan sehingga penggunaan teknologi dan bahan cetak lebih tepat.
Di sisi lain, pemrosesan lanjutan merupakan operasi penting sehingga memungkinkan perusahaan Klaus Stöcker mudah memasok komponen yang siap dipasang sesuai permintaaan pelanggan.
Baca: Teknologi Finishing Meratakan Bahan Kimia, Kualitas Terjamin





