Bagaimana perangkat Xeidana® cerdaskan robot yang digunakan di industri? Selain mampu menghemat energi 25 persen, perangkat Xeidana® hapus produk yang cacat secara real-time.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
TechnoMachinews.id – Fraunhofer IWU (sumber): Perangkat Xeidana® cerdaskan robot merupakan kebutugan para pelaku berbagai sektor industri. perangkat itu ditemukan oleh para ahli saat menangani proyek GreenBotAI bertujuan untuk membuat robot lebih cerdas dan mampu menangani tugas-tugas yang lebih kompleks.
Peraanan perangkat Xeidana® mengonfirmasi bahwa robot telah mencengkeram roda gigi secara benar dan tepat.
Secara teknis, teknologi GreenBotAI lebih fokus pada waktu terjadi reaksi dan latensi dalam robotika industri, perencanaan jalur yang dioptimalkan, dan pelaksanaan tugas yang terdefinisi dengan baik saat robot bergerak atau on the fly.
Misalnya saja tanpa henti, dimungkinkan robot untuk mengambil gambar 2D untuk pengenalan objek dan penanganan atau perakitan yang diinginkan sesuai dengan misi proyek penelitian kerja sama Prancis-Jerman yang dikkorinir oleh Fraunhofer IWU.
Bagaimana robotika lebijh cerdas dan fleksibel? Proyek GreenBotAI fokus pada pendekatan yang cekatan untuk menangani material atau bahan baku dan benda atau alar kerja yang digunakan di lokasi industri. Oleh karena itu, algoritma AI mampu memberi manufaktur lebih banyak fleksibilitas dan mempercepat produksi di berbagai sektor industri.
Tujuannya adalah menjadikan robotika cerdas yang mampu menangani tugas-tugas kompleks secara spontan. Komponen yang diperlukan dalam perangkat keras, metode pembelajaran mendalam yang canggih untuk pemantauan, peningkatan dalam pemrosesan data dan pengendalian kesalahan, diharapkan dapat menandai perubahan generasi dalam robotika.
Mengurangi penggunaan energi tanpa mengganti robot
Pihak pengelola proyek GreenBotAI berupaya untuk mengurangi konsumsi energi hingga 25 persen. Ini termasuk model AI atau kecerdasan buatan yang mengurangi data, mempercepat tugas mencengkeram, dan mengurangi daya komputasi. Robotika pun mampu mengendalikan urutan gerakan yang kompleks dengan informasi gambar sederhana
Gambar robot yang dibuat dalam 2D dengan teknologi kamera industri atau disebut one-shot demonstration dari komponen dan sedikit daya komputasi sudah cukup bagi robot untuk mengambil, memeriksa, dan memposisikan komponen ini sesuai rencana tim peneliti. Mereka menggunakan perangkat lunak yang dinamai Xeidana®.
Perangkat Xeidana® dikembangkan oleh para peneliti Fraunhofer IWU, memverifikasi apakah robot telah mengambil komponen yang benar dan tepat. Berdasarkan data sensor, perangkat Xeidana® mampu menganalisis berbagai parameter, seperti panjang, diameter, dan volume.
Hal itu memungkinkan pengukuran dan evaluasi secara otomatis dan robott bekerja atas perintah Xeidana® yang mengintegrasikannya ke dalam sistem. Hasil yang ingin dicapai melalui penerapan Xeidana® pada robot dan merupakan pengendalian kualitas yang lebih efisien, mampu mendeteksi cacat pada produk secara real-time.
Selain mengurangi biaya produksi yang tanpa atau kerusakan pada produk, perangkat Xeidana® memungkinkan pengembangan fitur tambahan melalui kerangka kerja yang dapat diperluas. Apa lagi keunggulan oerangkat lunak Xeidana®?
Dengan perangkat Xeidana® memungkinkan dilakukan pengukuran otomatis dan analisis data sensor guna memastikan kualitas produk. Ini mengurangi ketergantungan pada inspeksi manual dan meningkatkan efisiensi.
Perangkat Xeidana® dapat menganalisis data secara real-time yang memungkinkan deteksi cacat atau ketidaksesuaian segera setelah terjadi. Akurasi tinggi dalam pengukuran juga menjadi keunggulan.
Perangkat Xeidana® cerdaskan robot industri
Perangkat Xeidana® dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem produksi dan digunakan dalam berbagai industri, termasuk otomotif, elektronik, logam, dan farmasi.
Sementara pengurangan biaya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, dan perangkat Xeidana® membantu mengurangi biaya produksi dan meminimalkan pemborosan. Tim peneliti menjelaskan bahwa pengguna dapat mengembangkan titur tambahan sesuai kebutuhan industri.
Bagaimana cara mengintegrasikan sensor dengan perangkat Xeidana®? Pertama, pilih sensor yang sesuai dengan kebutuhan pengukuran industri. Sensor bisa saja berupa sensor optik, ultrasonik, laser atau lainnya.
Kedua, pastikan sensor terhubung secara fisik dengan perangkat keras yang mendukung komunikasi dengan Xeidana®. Ini melibatkan kabel, konektor, dan pemasangan yang benar.
Ketiga, tentukan protokol komunikasi antara sensor dan perangkat Xeidana®. Beberapa protokol umum seperti Modbus, OPC UA atau Ethernet/IP. Pastikan sensor dapat mengirim data ke perangkat Xeidana® melalui protokol yang dipilih.
Keempat, instal dan konfigurasi perangkat lunak Xeidana® pada sistem yang dimiliki dan pastikan Xeidana® dapat mengakses data dari sensor yang terhubung. Lakukan kalibrasi sensor untuk memastikan akurasi pengukuran. Ini melibatkan mengatur parameter sensor agar sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan aplikasi.
Mengintegrasikan sensor dengan sistem produksi yang sudah ada memerlukan beberapa Langkah seperti berikut:
Identifikasi kebutuhan dan tujuan: Tentukan masalah utama yang ingin diselesaikan dengan Internet of Things (IoT), pertimbangkan bagaimana IoT dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, dan tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang dari integrasi IoT.
Selanjutnya, evaluasi infrastruktur yang ada dengan melakukan pemeriksaan jaringan dan konektivitas yang ada di fasilitas produksi, identifikasi perangkat keras dan sensor yang sudah ada dan tentukan apakah perlu diperbarui atau ditingkatkan, dan evaluasi sistem manajemen data untuk menangani volume dan kompleksitas data dari perangkat IoT.
Selanjutnya, pilih perangkat dan platform IoT yang kompatibel dengan infrastruktur yang ada, pertimbangkan skalabilitas platform untuk mengakomodasi pertumbuhan bisnis, dan pastikan perangkat dan platform memiliki fitur keamanan yang kuat.
Pada saat Hannover Messe, para tamu mencoba dengan meletakkan roda gigi di titik mana pun di atas meja di ruang kerja robot kolaboratif (robot yang dirancang untuk berkolaborasi dengan orang-orang).
Berdasarkan informasi gambar, perangkat lunak menentukan posisi semua objek yang relatif terhadap robot, menghitung lintasan robot, dan menentukan posisi mencengkeram.
Robot kemudian mengambil roda gigi, dan memeriksanya, dengan mengandalkan sepenuhnya pada informasi gambar. Di sinilah evaluasi data gaya secara real-time berperan, memandu robot tentang cara memasang roda gigi yang diambil ke roda gigi kedua, menggunakan aplikasi AI cerdas yang meniru sentuhan manusia.
Kembaran digital juga memvisualisasikan semua tindakan nyata robot. Pengunjung juga dapat merasakan perakitan dan aplikasi kontrol kualitas terintegrasi secara langsung.
Mitra proyek di GreenBotAI meliputi Fraunhofer IWU, Universitas Sains Terapan Munich (Fakultas Sains Alam Terapan dan Mekatronika), pengembang perangkat lunak INBOLT SAS, dan École Nationale Supérieure d’Arts et Métiers (ENSAM LISPEN). Kementerian Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim merupakan penyedia dana di pihak Jerman.





