Perusahaan Rösler memasarkan teknologi DLyte Carbide yang mampu haluskan karbida lebih halus. Kemitraan GPAINNOVA- Rösler bertujuan globalisasi dan mungkin masuk ke Indonesia. Manufaktur dan industri lain membutuhkan mesin finishing permukaan komponen logam.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
TechnoMachinews.id – Rösler Oberflächentechnik GmbH (sumber): Logam memerlukan teknologi DLyte Carbide yang melekat pada mesin pemotong karbida. Permukaan komponen yang dipotong dapat dibersihkan dan dihaluskan dengan teknologi.
Salah satu perusahaan pembuat teknologi DLyte Carbide yang melekat pada seri mesin pemotong dan finishing komponen logam yang dibersihkan itu adalah GPAINNOVA yang berbasis di Spanyol.
Perusahaan GPAINNOVA telah bermitra bisnis dengan Rösler Oberflächentechnik GmbH sebagai distributor eksklusif seri industri dan teknologi DryLyte di pasar Jerman selama beberapa tahun.
Berkat capaian sukses di Jerman itu maka Rösler dipercaya menjadi distributor mesin karbida buatan GPAINNOVA di seluruh dunia termasuk Indonesia suatu hari. Seri mesin alat pemotong serta pengembangan proses satuan dan servis mesin dikelola oleh Rösler.
Selanjuitnya GPAINNOVA bersepakat dengan Rösler dalam pengembangan lebih lanjut seri teknologi dLyte carbide dan proses DLyte Carbide yang mendasarinya.
Mesin karbida menggunakan teknologi DLyte Carbide yang dipatenkan untuk penyelesaian permukaan karbida yang disemen. Kemudian menggantikan penyelesaian tarik sebagai proses standar untuk penyelesaian alat pemotong karbida agar mesin perkakas lebih efisien dan baik.
Dengan memperluas kemitraannya dengan GPAINNOVA, Rösler membuat terobosan lebih jauh ke dalam industri pembuatan perkakas, salah satu pasar fokus baru perusahaan.
“Kami senang memperluas portofolio bidang persiapan mutakhir dengan teknologi DryLyte canggih dan menjanjikan bisnis. Teknologi DLyte Carbide jelas lebih unggul daripada drag finishing dalam hal kualitas, waktu siklus, penanganan. dan efektivitas biaya,” puji Alexander Fitz, Kepala Penjualan Penyelesaian Massal Rösler.

Penggunaan teknologi DLyte Carbide ini mampu menggantikan sistem drag finishing konvensional hingga skala besar sebagai proses yang paling umum digunakan dalam persiapan mutakhir, dan akan dengan cepat memantapkan dirinya di pasar lanjut Alexander Fitz.
Teknologi DLyte Carbide, juga dikenal sebagai pemolesan listrik kering, jauh lebih lembut dibandingkan drag finishing dan menghasilkan permukaan akhir yang jauh lebih homogen dam halus.
Berbeda dengan metode tradisional, teknologi DLyte Carbide bekerja lebih lembut dan tanpa prosedur abrasif mekanis. Hal ini menawarkan kepada pelanggan teknologi baru yang menghilangkan material melalui pertukaran ion untuk menghasilkan preparasi radius yang homogen dan permukaan yang halus.
“Prosesnya adalah masa depan persiapan yang mutakhir,” kata Alexander Fitz.
“Perkembangan teknologi di baliknya sungguh luar biasa. Kami sangat yakin bahwa kami dapat menawarkan keunggulan teknologi kepada pelanggan kami melalui kemitraan yang diperluas ini,” Alexander Fitz menambahkan.
Perusahaan teknologi Spanyol ini yakin kolaborasi dengan pemimpin pasar dunia yakni Rösler Oberflächentechnik GmbH bakal sukses di masa mendatang.
“Perjanjian antara GPAINNOVA dan pemimpin dunia seperti Rösler menandai tonggak sejarah yang signifikan bagi kedua entitas; dengan menggabungkan keahlian kami di bidang finishing permukaan, khususnya dalam perawatan alat pemotong karbida,” papar Pau Sarsanedas, CEO dam salah satu pendiri GPAINNOVA.
Pau Sarsanedas bertujuan untuk memberikan manfaat yang tak tertandingi kepada para pelanggan.
Menurut Pau Sarsanedas bahawa aliansi strategis mereka itu tidak hanya memperluas jangkauan pasar namun juga melengkapi perusahaannya untuk memberdayakan spektrum klien yang lebih luas, memungkinkan mereka memanfaatkan pengetahuan kolektif.
Selanjutnya kemampuan membangun perusahaan dan membuka banyak peluang untuk inovasi dan pertumbuhan GPAINNOVA.
Selama beberapa bulan mendatang, Rösler menantikan berbagai penampilan di pameran perdagangan, uji coba pemrosesan, dan kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan dari industri alat pemotong karbida.
“Kami akan meyakinkan pelanggan kami bahwa teknologi DryLyte yang inovatif dapat memenuhi tuntutan sehari-hari di lingkungan industri yang menantang dan dapat meningkatkan kualitas produk perkakas karbida secara besar-besaran,” penilaian Alexander Fitz dari Rösler Oberflächentechnik GmbH.
Apa saja keunggulan teknologi DLyte Carbide GPAINNOVA?
- Teknologi ini memungkinkan penghalusan permukaan alat potong karbida dengan presisi yang tinggi dan menghasilkan hasil yang konsisten dan akurat.
- Teknologi DLyte Carbide menggunakan elektrolisis untuk menghilangkan material dari permukaan alat potong, tanpa perlu menggunakan media abrasif seperti batu gerinda. Ini mengurangi risiko kontaminasi dan kerusakan pada alat potong.
- Proses DLyte Carbide relatif cepat dan otomatis, mengurangi waktu yang diperlukan untuk menghaluskan alat potong karbida secara manual.
- Karena tidak menggunakan media abrasif, teknologi ini lebih ramah lingkungan dan mengurangi limbah.
- Hasil akhir dari proses DLyte Carbide adalah permukaan yang halus dan homogen, meningkatkan kinerja alat potong.
- Teknologi DLyte Carbide GPAINNOVA digunakan untuk menghaluskan permukaan alat potong karbida.
Apak teknologi DLyte Carbide GPAINNOVA telah digunakan di Indonesia? Menurut mesin pencarian Copilot Bing, informasi spesifik tentang penggunaan DLyte Carbide GPAINNOVA di Indonesia belum tersedia.
Akan tetapi, perusahaan manufaktur yang memproduksi alat potong karbida sebaiknya mempertimbangkan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas produk mereka.





